Panduan Shalat Idul Fitri: Bacaan Niat Imam, Makmum, dan Cara Melaksanakannya

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 10 Maret 2026 | 14:00 WIB
Shalat Idul Fitri biasanya dilaksanakan berjamaah pada pagi hari 1 Syawal. Berikut panduan singkat bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya. (Freepik)
Shalat Idul Fitri biasanya dilaksanakan berjamaah pada pagi hari 1 Syawal. Berikut panduan singkat bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya. (Freepik)

Kabar BUMN - Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilaksanakan umat Islam pada 1 Syawal setelah bulan Ramadan berakhir.

Shalat ini terdiri dari dua rakaat dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan.

Waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur.

Baca Juga: PHKT Libatkan Nelayan dan Pemangku Kepentingan dalam Kampanye Hulu Migas 2026

Agar ibadah berjalan dengan baik, umat Islam perlu mengetahui bacaan niat serta tata cara pelaksanaannya.

Niat Shalat Idul Fitri

Niat shalat Idul Fitri dapat disesuaikan dengan posisi seseorang, baik sebagai imam, makmum, maupun saat melaksanakan shalat sendirian.

Baca Juga: Momentum Libur Lebaran dan Nyepi 2026 Dorong Proyeksi Okupansi Hotel InJourney Hospitality

1. Niat sebagai imam

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala.

Artinya:
“Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Panduan Niat Sholat Lailatul Qadar untuk Menghidupkan 10 Malam Terakhir Ramadan

2. Niat sebagai makmum

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini