ragam

7 Alasan Menangis Tanpa Sebab dalam Psikologi, Bisa Karena Kelelahan Ekstrem hingga Depresi Lho!

Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:00 WIB
Ilustrasi menangis tanpa sebab (Jcomp/Freepik)

Ini mengacu pada tingkat ketegangan ekstrem sebagai akibat dari tekanan dan mengejar peristiwa negatif. Beberapa orang mungkin tidak mampu menahannya, sehingga mereka menjadi sangat sensitif.

Baca Juga: Wujud Komitmen Jaga Keamanan Kerja, Pertamina Hulu Rokan Gelar Pelatihan Mitigasi Kebakaran dan Kecelakaan

4. Sakit

Wajar jika orang menangis saat merasakan sakit, apalagi jika sakitnya parah. Tetapi, mereka juga bisa meneteskan air mata karena mereka menyembunyikan rasa sakit emosional atau psikologis.

Baca Juga: Dukung Disperindag ESDM Garut, SUCOFINDO Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis

Mereka mungkin mencapai tahap di mana mereka tidak bisa menyembunyikannya, dan karena itu mereka tiba-tiba menangis, yang membuat orang lain bertanya-tanya.

5. Tahap pascapersalinan

Ini disebut depresi pascapersalinan dan merupakan kondisi yang dialami beberapa wanita setelah melahirkan bayinya.

Baca Juga: Raih Penghargaan dari Kemenaker, Bandara Angkasa Pura II Punya Sistem Keselamatan dan Kesehatan Terbaik

Kondisi ini berkaitan dengan keadaan stres psikologis dan kebingungan yang dialami oleh para ibu akibat fluktuasi hormonal dan perubahan realitas kehidupan.

​6. Pengaruh dari luar

Ketika Anda berinteraksi dengan orang lain, itu sangat mungkin memancing perasaan sedih, sakit, atau bahkan sangat gembira Anda. Pengaruh dari luar bisa mengungkapkan persaan Anda.

Baca Juga: Gelar Closing Project Financing, Pertamina Raup USD 3,1 Miliar untuk Pendanaan Proyek RDMP Kilang Balikpapan

7. Depresi

Ini mungkin karena akumulasi beberapa krisis atau trauma psikologis akibat peristiwa yang tidak menyenangkan. Misalnya, kehilangan pekerjaan.

Halaman:

Tags

Terkini