ragam

Tidak Asal Dapat Tempat, Pertimbangkan 4 Poin Ini Ketika Harus Magang

Senin, 3 Juli 2023 | 12:30 WIB
Ilustrasi. Di periode magang seseorang mendapat gambaran dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga harapannya ia akan menyadari, apakah bidang pendidikan/pekerjaan yang dipilihnya cocok atau tidak. (LinkedIn Sales Navigator/Pexels)

2. Sesuaikan dengan kebutuhan
Setelah menemukan jenis perusahaan magang yang diincar, tanyakan pada diri sendiri apa yang ingin didapat dari magang tersebut.

Apakah dibayar itu penting? Apakah harus magang di kota yang sama dengan tempat tinggal atau ingin magang di kota lain? Apakah berharap setelah magang diterima kerja di sana?

Pertimbangkan juga skala perusahaannya. Ada perusahaan besar, perusahaan kecil, perusahaan asing atau BUMN.

Baca Juga: Erick Thohir Bagikan 4 Tips Mengembangkan Diri, Usia 15-30 Tahun Adalah Masa Keemasan

Setiap jenis perusahaan punya kultur dan aturan kerja yang berbeda-beda. Sesuaikan dengan kebutuhan dan karakter Anda.

3. Durasi magang
Karena masih kuliah, perlu dipertimbangkan lamanya magang. Setiap perusahaan punya ketentuan magang yang berbeda-beda. Ada yang 3 bulan atau 6 bulan.

Sesuaikan dengan jadwal kuliah. Jangan sampai ketika magang, Anda kebanyakan bolos karena ada tugas kampus yang harus dikerjakan. Antara magang dan kuliah sebaiknya harus sama-sama berjalan.

Baca Juga: Pengalaman Riko Naufal Kuliah di Negeri Seberang

Sering kali orang keasyikan magang lalu dilanjutkan kerja, pada akhirnya kuliah jadi keteteran.

Bila magang bersamaan sedang mengerjakan skripsi pertimbangan lokasi dan lamanya magang.

Cari lokasi yang dekat dengan kampus agar mudah saat konsultasi dengan dosen pembimbing.

Baca Juga: Bikin Nggak Nyesel, Berikut 4 Jurusan Kuliah yang Gampang Cari Kerja

4. Magang bukanlah mencari kerja
Magang adalah mencari pengalaman di dunia kerja dan bukan bekerja yang digaji. Sesuaikan ekpektasi Anda saat melakukan magang.

Ini termasuk dalam hal bayaran dan fasilitas. Beberapa perusahaan membayar mereka yang magang. Tetapi banyak kasus perusahaan di Indonesia tidak membayar para pemangang.

Begitu pula soal fasilitas. Perusahaan tempat magang sering membatasi akses anak magang, misalnya tidak bisa menggunakan alat kerja tertentu, harus bawa laptop sendiri, kapasitas internet dibatasi dan lain-lain.

Halaman:

Tags

Terkini