ragam

Tips Aman Melihat Blue Fire di Kawah Ijen untuk Pendaki Pemula

Selasa, 22 Agustus 2023 | 09:30 WIB
Kawah Ijen, Banyuwangi (Instagram/@kawahijenindonesia)

Baca Juga: Sering Dikira di Luar Negeri, Nyatanya Desa Cantik Ini Ada di Jawa Tengah

3. Medan pendakian

Jalur pendakian ke puncak Gunung Ijen memiliki lebar yang bervariasi dari 2-4 meter.

Namun Anda harus tetap waspada mengingat di pinggir jalan adalah jurang-jurang curam.

Karena jalur yang berpasir, disarankan mengenakan sandal atau sepatu yang alasnya bertekstur agar tidak mudah terpeleset.

Baca Juga: Serasa Liburan di luar negeri, Bekas Tambang Timah Ini Kini Secantik Nami Island di Korea Selatan

4. Gangguan fisik yang kemungkinan terjadi selama pendakian

Kedinginan, mengantuk, lelah, hingga nafas sesak biasa dialami para pendaki yang hendak menuju Kawah Ijen.

Karena itu, masyarakat yang menderita penyakit jantung, hipertensi, dan penyakit pernafasan seperti asma dilarang keras melakukan pendakian.

Namun, bila masih ingin melihat Kawah Ijen, disarankan untuk menyewa jasa gerobak dorong manusia yang akan mengantar sampai puncak.

5. Waktu tebaik untuk melihat Blue Fire di Kawah Ijen

Musim panas adalah waktu terbaik untuk mendaki ke Gunung Ijen.

Pendakian malam hari disarankan agar bisa melihat Blue Fire yang menyala pada dini hari.

Baca Juga: Berasa di Luar Negeri, Padahal Laguna Cantik Ini Ada di Yogyakarta

Halaman:

Tags

Terkini