3. Pilih paket yang paling cocok
Open trip menawarkan beberapa paket dan lokasi yang berbeda-beda, tergantung spesialisasinya, misalnya khusus untuk naik gunung dan trekking atau untuk snorkeling dan pantai.
Cari tahu spesialisasi manajemen open trip yang Anda incar dan ke mana tempat wisata yang sering mereka kunjungi.
Semakin sering datang ke tempat wisata tersebut, semakin terjamin spesialisasinya.
Baca Juga: Paket Wisata Lengkap dari Gunung Hingga Pantai
4. Ajak teman
Open trip biasanya berangkat dalam jumlah minimal dua atau tiga orang. Agar Anda bisa tetap berangkat, sebaiknya ajak teman trip bersama-sama.
Selain lebih seru, kalau ada sesuatu dalam perjalanan pun bisa lebih aman.
Lebih enak lagi kalau Anda mengajak teman sekitar 4 -5 orang, ini bisa jadi grup tersendiri dan rasanya lebih spesial karena tidak ada orang lain yang bergabung dengan kelompok Anda.
Baca Juga: Goa Gong, Tempat Wisata Keluarga yang Wajib Dikunjungi saat ke Pacitan
5. Jangan malu bertanya
Setelah menentukan open trip yang sesuai, hubungan adminnya. Jangan ragu untuk bertanya sebanyak mungkin.
Mulai dari harga paket, jumlah minimal orang, kapan tanggal berangkat, sampai dengan kendaraan yang digunakan.
Sering kali mereka bisa menyesuaikan jenis kendaraan dengan harga paket. Misalnya, menggunakan bis jenis A atau bis jenis B harganya bisa beda.
Baca Juga: Jalan-jalan ke Kota Kecil di Sekitaran Jakarta, Perjalanan Tidak Lebih dari Dua Jam, Lho
Begitu pula dengan penginapan. Harga menginap di hostel tanpa AC atau sistem homestay di rumah penduduk harganya pun beda.
Jangan lupa tanyakan harga paket apakah termasuk harga tiket masuk pantai atau tempat wisata yang akan didatangi, berapa kali dapat makan dan hal-hal detil lainnya.***