ragam

Dipercaya Bisa Sembuhkan Penyakit Kulit, Air Asin di Sumur Raksasa Alami Ini Berada di Pesisir Donggala

Minggu, 27 Agustus 2023 | 13:00 WIB
Pesona wisata Pusat Laut (Pusentasi) di kota Palu, Donggala. (djkn.kemenkeu.go.id)

Kabar BUMN - Ketika pertama kali melihat, tampaknya tidak ada yang tidak jatuh cinta dengan keindahan sumur raksasa alami di pesisir Donggala yang satu ini.

Pusat Laut atau dikenal sebagai Pusentasi ini merupakan tempat wisata alam yang berlokasi tidak jauh dari Kota Palu, berada di pesisir pantai Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Pusentasi merupakan sebuah sumur alami berbentuk melingkar, yang terdiri dari bebatuan yang letak persisnya hanya beberapa meter dari bibir pantai.

Baca Juga: Momen HUT ke-78 RI, Len Industri Company Serahkan Pendidikan Berkualitas kepada 78 Siswa Terpilih

Dilansir Kabarbumn.com dari djkn.kemenkeu.go.id, nama Pusentasi ini berasal dari bahasa suku Kaili, suku terbesar yang menghuni Sulawesi Tengah, yaitu “Pusen” yang artinya Pusat dan “Tasi” yang berarti Laut.

Menurut cerita yang beredar, Pusat Laut ini terbentuk akibat ambrolnya tanah secara tiba-tiba yang bentuknya kebetulan melingkar seperti sebuah sumur.

Karena letaknya sangat dekat dengan bibir pantai, alhasil permukaan tanah yang ambrol tersebut tergenang oleh air dengan jumlah yang banyak. Airnya pun asin dan berwarna kebiruan.

Baca Juga: Dapat Kunjungan dari Siswa TK Tunas Rimba, Perhutani Coba Kenalkan Hutan Sejak Usia Dini

Pengunjung yang datang ke sini bisa turun ke sumur tersebut menggunakan tangga yang disediakan oleh warga setempat untuk berenang atau sekadar berendam.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa air yang ada di Pusat Laut bisa menyembuhkan penyakit kulit, sehingga ada beberapa pengunjung yang datang untuk berendam dan atau mengambil air untuk dijadikan obat.

Untuk mengambil air tersebut, biasanya para pengunjung menggunakan jasa anak-anak warga sekitar untuk mengambilnya dengan imbalan uang seikhlasnya.

Baca Juga: Berada di Puncak Kemarau, PTPN VII dan Polda Lampung Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Hajimena

Di sekitar tempat wisata ini, tersedia fasilitas area parkir, kamar mandi, warung yang menjual makanan dan minuman ringan, gazebo, hingga perahu yang bisa membawa pengunjung berkeliling pantai dengan membayar uang (sekitar) Rp 10.000,-/orang.

Di Pusat Laut juga pengunjung bisa pergi ke sebuah pulau kecil yang letaknya tak jauh dari bibir pantai.

Halaman:

Tags

Terkini