Kabar BUMN - Candi Abang di Sleman ini bisa disebut sebagai tempat wisata yang unik.
Berbeda dengan candi-candi lainnya, Candi Abang lebih terlihat seperti bukit daripada sebuah bangunan kuno.
Dilansir KabarBUMN.com dari kebudayaan.slemankab.go.id, Candi Abang yang bisa dilihat saat ini hanyalah sisa reruntuhan bangunannya saja.
Baca Juga: Candi Cetho, Rekomendasi Wisata Budaya dan Sejarah yang Tawarkan Panorama Bak Negeri di Atas Awan
Sisa bangunan Candi Abang yang ditemukan tersusun dari bata merah.
Hal tersebut lah yang mendasari penamaan tempat wisata ini sebagai Candi Abang.
Dimana kata 'abang' dalam bahasa Jawa artinya adalah 'merah'.
Berdasarkan sisa-sisa bangunannya, Candi Abang diperkirakan merupakan tempat ibadah umat Budha pada masa Mataram Kuno.
Dari sisa-sisa struktur bangunan, diperkirakan Candi Abang terdiri dari satu bangunan dengan satu halaman yang diperkirakan memiliki ukuran panjang 65 m dan lebar 64 m.
Candi Abang sendiri ditemukan di atas perbukitan.
Hal ini ada hubungannya dengan kepercayaan masyarakat zaman dulu bahwa tempat yang tinggi dianggap lebih suci karena semakin dekat dengan tempat tinggal dewa-dewi.
Saat ini, pengunjung hanya bisa melihat Candi Abang seperti gundukan tanah yang diselimuti rerumputan hijau.