ragam

Berakhir Pekan ke Ngarai Sianok, Lembah Hijau nan Berliku yang Indah di Bukittinggi Sumatra Barat

Sabtu, 4 November 2023 | 11:00 WIB
Ngarai Sianok di Bukittinggi. (Instagram @ngarai.sianok)

Kabar BUMN – Bukittinggi merupakan sebuah kota di Sumatra Barat yang sarat akan sejarah dan keindahan alam.

Pada masa kolonial Belanda, kota ini pernah dijuluki sebagai Parijs van Sumatra, salah satu alasannya karena kondisi alam di Bukittinggi yang dihiasi hamparan pegunungan hingga ngarai yang memikat yakni Ngarai Sianok.

Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah curam yang dikelilingi oleh bukit-bukit bertebing dengan aliran sungai kecil bernama Batang Sianok dengan air yang jernih di tengahnya.

Baca Juga: 6 Barang yang Wajib Dibawa Saat Wisata Agar Liburan Jadi Lebih Menyenangkan

Lembah ini terbentuk akibat proses turunnya sebagian lempengan bumi atau sinklinal yang menimbulkan patahan berwujud jurang yang terjal dan dalam.

Terletak di perbatasan Kota Bukittinggi, di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Ngarai Sianok membentang sepanjang 15 km dari sisi selatan Nagari Koto Gadang sampai Nagari Sianok Anam Suku dan berakhir di Kecamatan Palupuh, dengan kedalaman jurang yang bervariasi yakni antara 75-100 meter dan lebar celah sekitar 200 meter.

Patahan di lembah ini merupakan bagian dari Sesar Semangko yang membelah Pulau Sumatera menjadi dua bagian yang memanjang dari Aceh hingga Teluk Semangka di Lampung.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Buka 52 Posisi Magang Melalui Program MAGENTA BUMN, Pendaftaran Ditutup 8 November 2023

Sesar Semangko sendiri adalah lokasi patahan yang membentuk Pegunungan Bukit Barisan.

Pada zaman kolonial Belanda, jurang ini disebut juga sebagai karbouwengat atau kerbau sanget, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai.

Wilayah ini juga dijuluki sebagai Lembah Pendiam karena suasananya yang damai dan tenang.

Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang sangat indah dan asri.

Selain itu, udara di kawasan ini juga terasa sejuk dan bersih sehingga menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bukittinggi.

Baca Juga: Tempat Wisata di Dekat IKN Nusantara, Hadirkan Pesona Budaya Dayak dan Pohon Berumur 150 Tahun

Halaman:

Tags

Terkini