Kabar BUMN - Untuk diketahui, kata joglo berasal dari gabungan dua kata, tajug dan loro disingkat juglo, yang lama-kelamaan berubah jadi joglo.
Pada zaman dulu orang yang punya rumah joglo biasanya orang kaya karena bahan dasar rumah dari kayu jati.
Di tengah sulitnya menemukan rumah joglo baru di masa ini, di Blitar ada rumah joglo terbesar dan baru yang bisa dikunjungi.
Meraih Penghargaan Muri
Dengan nama Pendapa Ageng Hand Asta Sih, ini bisa dibilang ini merupakan rumah joglo terbesar di Indonesia.
Luasnya tanahnya 3,5 hektar dengan luas bangunannya sendiri mencapai 40,3 meter x 40,3 meter.
Di satu kesempatan, tempat ini mampu menampung sampai 1.500 orang.
Karena besarnya sampai mendapat penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rumah joglo kayu terbesar di Indonesia.
Penghargaan diterima Pendapa Ageng Hand Asta Sih pada tanggal 11 Februari 2021.
Pembangunan rumah ini berawal dari cita-cita Dokter Suhandoko yang ingin membangun rumah joglo.
Baca Juga: Bukan di Jepang, Pagoda Megah nan Indah Ini Berada di Jawa Tengah
Idenya sudah lama dan sudah ada tanahnya. Kendalanya mendapatkan kayu jati dengan kualitas terbaik.