ragam

Di Tahun 1948, Bung Karno Pernah Diasingkan di Pulau Ini, Ternyata di Daerah Danau Toba

Rabu, 20 Desember 2023 | 08:30 WIB
Di Pantai Lumban Silintong, pengunjung bisa berenang dan bermain-main air di tepian di Pantai Lumban Silintong. (tourtoba.com)

Untuk mencapai pulau ini pengunjung bisa menggunakan kapal dari Danau Toba.

Baca Juga: Mengenal Bandara Silangit, Gerbang Masuk ke Danau Toba

Pulau ini terbilang masih alami dan dikenal sebagai daerah produsen mangga yang terkenal.

Penduduk setempat percaya pulau ini adalah tempat para bidadari tidur lelap.

Di tempat ini juga pengunjung bisa melihat proses penenuan ulos yang masih dibuat dengan mesin tradisional.

Baca Juga: Akses Menuju Danau Toba Makin Gampang, Pembangunan Tol KUTEPAT Masuki Tahap Akhir

Bukit Indah Simarjarunjung berlokasi di jalan Simarjarunjung, Fesa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun. (tehsusu.com)

3. Bukit Indah Simarjarunjung
Salah satu spot terbaik untuk melihat pemandangan cantik Danau Toba di Bukit Indah Simarjarunjung.

Bukit ini berlokasi di jalan Simarjarunjung, Fesa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun.

Selain bisa melihat pemandangan Danau Toba, terdapat beberapa spot foto juga yang menarik di bukit ini.

Seperti patung gorila raksasa dan sepeda gantung.

Baca Juga: 4 Tempat Terbaik untuk Mendapatkan Pemandangan Danau Toba Secara Menyeluruh

4. Rumah Pengasingan Bung Karno
Objek wisata sejarah Rumah Pengasingan Bung Karno juga berada di Parapat.

Rumah ini didiami presiden pertama Indonesia ketika Belanda melakukan Agresi Militer II tahun 1948.

Rumah Pengasingan Bung Karno sangat dekat dengan pinggiran Danau Toba.

Baca Juga: Air Terjun Spiso Piso, Destinasi Wisata di Sumut yang Tak Kalah Menarik dari Danau Toba, Bentuknya Menyerupai Pisau

Ini rumah pengasingan kedua Bung Karno, sebelumnya ia pernah diasingkan bersama Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim di Berastagi.

Halaman:

Tags

Terkini