Rujak soto biasanya dinikmati untuk menu makan siang. Supaya kenyang, ditambahkan lontong.
3. Sego Tempong
Nasi tempong berupa hidangan nasi yang dicampur dengan sambal tempong yang sangat pedas.
Dinamakan sego tempong karena setelah makan ini rasanya seperti ditampar.
Dalam bahasa Banyuwangi, tempong sendiri artinya tampar.
Baca Juga: Belajar Toleransi di Beji Antaboga, Hutan di Banyuwangi yang Jadi Tempat Ibadah 6 Agama di Indonesia
Sambalnya sengaja dibuat dari cabai merah yang tidak dimasak sehingga rasanya sangat mengigit lidah.
Isi sepiring nasi tempong beragam, mulai dari dadar jagung, ikan goreng, dan aneka sayuran rebus.
Baca Juga: Menikmati Suasana Magis Bak Negeri Dongeng di Hutan De Djawatan Banyuwangi
4. Pindang Koyong
Pindang koyong adalah menu dengan bahan dasar ikan yang segar sekaligus pedas.
Hidangan ini terbuat dari ikan laut seperti ikan semar, kembung, atau banyar.
Ikan kemudian direbus dengan kuah bumbu bening dan dicampur belimbing wuluh dan cabai rawit.
5. Botok Tawon
Bagi yang senang dengan menu ekstrim bisa mencoba botok tawon.