Kampung ini memiliki nilai sejarah serta keunikan tersendiri.
Penduduknya merupakan keturunan mendiang Eyang Embah Dalem Arif Muhammad, tokoh yang menyebarkan agama Islam di Situ Cangkuang.
Sejak abad ke-17, kampung ini hanya terdiri dari dari enam rumah dan satu mushala.
Rumah-rumah tersebut diperuntukan bagi anak perempuannya, dan mushala untuk satu-satunya anak laki-laki.
Baca Juga: Pertamina Drilling dan ExxonMobil Cepu Limited Lakukan Tajak Sumur Perdana Banyu Urip Infill Clastic
Sampai sekarang, bangunannya hanya boleh ada tujuh, sebagai simbol dari keluarga Eyang Embah Dalem Arif Muhammad.***