Masjid dibangun tahun 1618 dengan gaya arstitektur Ottoman.
Masjid dilengkapi tiga kubah dan mimbar imam yang terukir cantik.
Baca Juga: Kota-kota Cantik yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan di Eropa Menurut Para Ahli
Pendiri masjid Lala Mehmed Sokolovic, yang sayangnya meninggal sebelum masjid selesai.
Selain mendirikan masjid beliau juga mendirikan madrasah.
Sampai saat ini masjid The Koski Mehmed Pasha masih berfungsi sebagai tempat ibadah.
Baca Juga: Tips Hemat Budget Saat Liburan ke Eropa: 10 Hal yang Harus Dilakukan untuk Mengurangi Pengeluaran
3. Masjid Cologne Centre
Masjid Cologne Centre di Jerman juga mendapat pengaruh dari gaya arstitektur Ottoman.
Masjid dibangun pada tahun 2015- 2017. Lokasinya ada di Cologne.
Masjid dibangun arstitektur Gottfried Bohm dan anaknya, Paul Bohm.
Baca Juga: Daftar Negara yang Paling Susah Mengeluarkan Visa Turis, Ternyata Bukan Negara Eropa Barat, Lho
Masjid ini luasnya sekitar 4.500 meter persegi dan mampu menampung sekitar 2.000-4.000 orang.
Bangunannya terdiri atas dua lantai sehingga terlihat begitu luas.
Kompleks masjid dilengkapi restoran, kafe dan toko. Tempat ini terbuka bagi semua agama lainnya.
Baca Juga: Selain Mekkah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Sekaligus Belajar Sejarah Islam