Kabar BUMN - Es dawet sudah sangat terkenal di pulau Jawa. Minuman ini perpaduan air gula, santan, dan cendol.
Es dawet awalnya dari Banjarnegara, Jepara, lalu menyebar ke seluruh pulau Jawa.
Masing-masing wilayah bahkan hadirkan ciri khas es dawet yang berbeda-beda.
Baca Juga: 5 Variasi Sajian Mie di Pulau Jawa, dari Satu Bahan Dasar Hadir Beragam Rasa dan Kelezatan
1. Es dawet ayu Banjarnegara
Sebagai tempat asalnya, es dawet di kota ini versi paling sederhana atau original.
Dawetnya terbuat dari campuran ketan dan tepung besar. Panjangnya sekitar 2-4 senti meter.
Teksturnya tidak terlalu kenyal dan aromanya sangat wangi.
Ini juga yang membedakan dawet dengan es cendol. Es cendol bentuknya cenderung gendut.
Baca Juga: Yuk Intip Keindahan Kawah Sikidang, Salah Satu Objek Wisata Unik yang Ada di Banjarnegara
2. Es dawet Solo
Es dawet Solo warnanya hijau dan dicampur dengan kuah santan.
Es dawet ini tidak menggunakan gula jawa sehingga rasanya tidak terlalu manis.
Bila es dawet umumnya dihidangkan di gelas, es dawet Solo dihidangkan di mangkuk.
Salah satu kedai es dawet yang terkenal Dawet Telasih Bu Dermi di Pasar Gede Hardjonagoro.
Baca Juga: Kedai Kopi dan Teh Titilaras Solo, Segelas Teh Nikmat yang Kaya Filosofi
3. Es dawet Magelang
Es dawet Magelang sudah ada sejak 40 tahun lalu. Isian dari es dawet di daerah ini cukup banyak.