ragam

Eksplorasi Desa Lerep, Semarang, Suguhannya Mulai dari Pemandangan Cantik, Kekayaan Budaya Lokal, Sampai Kuliner Langka

Jumat, 17 Mei 2024 | 08:30 WIB
Di desa Lerep, Ungaran Barat, Semarang, terdapat tujuh dusun yang berada di kaki gunung. (maratussyolikha.wordpress.com)

Lokasi embung terpencil dan masih alami. Di dekatnya terdapat pemancingan ikan nila dan ikan bawal.

Baca Juga: Keren! Ada Kolam Renang di Brown Canyon Semarang, Bisa Berenang Sambil Nikmati View Perbukitan Eksotis, Harga Tiketnya Murah Meriah

Selain itu, di Desa Lerep juga terdapat Watu Gunung. Kolam renang yang airnya berasal dari mata air.

Airnya terasa dingin dan sejuk, sementara suasanya khas Jawa, lengkap dengan peralatan gamelan.

Di Watu Gunung juga terdapat restoran dan coffee shop.

Baca Juga: Eling Bening, Spot Rekreasi Terbaik di Semarang yang Sajikan Pemandangan Alam Memesona dan Menyejukkan

Penjual kuliner Pasar Kuliner Desa Wisata Lerep. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Kuliner jadul
Kalau sudah puas berwisata alam di Desa Lerep, bisa lanjut wisata kuliner.

Tempatnya di Pasar Kuliner Desa Wisata Lerep. Pasar ini buka setiap Minggu Pon.

Di Pasar Kuliner Dewa Wisata buka sejumlah gubuk yang menjual aneka makanan tradisional.

Baca Juga: 5 Destinasi Menarik di Kota Lama Semarang yang Wajib Banget Dikunjungi, Little Netherland yang Tertinggal

Uniknya, alat pembayarannya dari koin kayu. Pembeli harus menukar uang rupiah dengan koin kayu dulu.

Semua penjual di pasar ini menggunakan pakaian tradisional untuk menambah kesan tradisional.

Kuliner khas Jawa yang langka dijual di sini, seperti sego iriban, sego tonjok, krowo, sego onyek, dan kopi ceplus.

Baca Juga: Boemisora, Tempat Healing di Semarang yang Berhawa Sejuk dan Asri

Sego iriban adalah kuliner khas Desa Lerep yang berisi nasi dengan campuran beberapa jenis daun.

Yakni, daun singkong, daun kopi, dan daun lainnya yang dimasak dalam batang bambu muda.

Setelah itu dibakar di atas bara api.

Halaman:

Tags

Terkini