Jadilah selalu ada 8 teko berisi teh yang bisa diminum gratis.
Sayangnya setelah pandemi Covid-19, pemberian teh gratis dihentikan untuk mencegah penularan virus.
Hanya 8 tekonya saja tetap menghiasi depan pintu masuk.
Baca Juga: Pusat Kebudayaan Asing di Jakarta, Tempat Menambah Wawasan yang Gaya dan Berbeda
Seni menyeduh
Adapun di sini, tidak sekadar memesan dan minum teh, pengunjung juga bisa melihat proses menyeduh teh.
Setiap meja dilengkapi alat penyeduh teh gong Fu Cha.
Dulu upacara minum teh ini diadakan untuk menyambut para bangsawan atau tamu agung.
Baca Juga: Dikunjungi CEO Apple Tim Cook, Inilah Museum Wayang Jakarta yang Istimewa Bagi Indonesia dan Dunia
Ini sebagai simbol penghormatan pada tamu, meminta maaf pada orang tua, atau sekadar acara minum teh bersama.
Proses membuat teh di Pantjroan Tea House dilakukan perlahan dan detail.
Penyeduh harus memusatkan hati dan pikiran saat menyeduh. Setiap gerakannya dianggap bagian meditasi.
Penyeduh juga mengajarkan para tamu tata cara minum teh, termasuk cara memegang cangkir teh.
Sebelum menyeduh, pembeli dipersilakan memilih beragam jenis teh.