ragam

Awas Kecelakaan, Begini Cara Mencegah Microsleep saat Berkendara

Rabu, 20 April 2022 | 15:30 WIB

Kabar BUMN -  Microsleep saat berkendara bisa menyebabkan kecelakaan yang mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, pastikan tubuh dalam kondisi sehat saat menyetir.

Selain menggunakan transportasi umum, banyak masyarakat Indonesia mudik Lebaran menggunakan kendaraan pribadi. Sayangnya, jarak tempuh jauh dan tingkat kemacetan yang tinggi menyebabkan kegiatan menyetir terasa melelahkan. Kalau terus dipaksakan menyetir, dikhawatirkan Anda mengalami microsleep saat berkendara.

Microsleep adalah kondisi di mana tubuh mengalami tidur singkat kurang dari 30 detik. Saking singkatnya, bisa saja Anda tidak menyadari kalau sempat tertidur. Umumnya, microsleep terjadi pada pengemudi yang kelelahan dan mengantuk saat berkendara.

Ada beberapa tanda Anda mengalami microsleep saat berkendara di antaranya: sering menguap, kelopak mata terasa sangat berat, kedip berlebihan, kerap bingung saat diajak berbicara, tiba-tiba kaget atau terbangun, hingga arah kemudi keluar jalur tanpa disadari.

Jelas, microsleep saat berkendara sangat berbahaya, karena dapat mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang. Pasalnya, mata terpejam selama 3 detik saat kendaraan melaju dengan kecepatan 96 kilometer/jam berisiko menyebabkan kendaraan keluar jalur hingga 100 meter!

Demi keselamatan seluruh anggota keluarga di dalam mobil, ada beberapa cara mencegah microsleep saat berkendara agar kegiatan mudik Lebaran berjalan lancar dan aman:

Tidur cukup sebelum bepergian

Sebelum berangkat mudik Lebaran, pastikan sudah tidur cukup dan berkualitas. Usahakan tidur 7-9 jam sebelum melakukan perjalanan mudik guna mencegah microsleep saat berkendara.

Ngobrol dengan penumpang

Suasana sepi di dalam mobil terasa sangat membosankan dan menyebabkan microsleep selama perjalanan. Tidak ada salahnya Anda melakukan aktivitas bersama penumpang di dalam mobil. Baik itu mengobrol, ngemil, atau mendengarkan musik yang menyenangkan untuk membangkitkan semangat.

Menepikan kendaraan

Meskipun sudah tidur cukup di malam hari, perjalanan jauh menyebabkan tubuh terasa lelah dan mengantuk. Kalau sudah begini, Anda harus segera menepikan kendaraan ke tempat yang aman atau segera menuju rest area. Kemudian, lakukan peregangan otot dan hirup udara segar untuk mengembalikan konsentrasi menyetir.

Melakukan peregangan

Sambil menepikan kendaraan dan istirahat singkat, Anda juga bisa melakukan peregangan sederhana untuk mencegah microsleep saat berkendara. Lakukan peregangan kepala, tangan, kaki, dan wajah agar tubuh tetap bugar saat berkendara jauh.

Anda bisa menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah. Lalu, menoleh ke kanan dan kiri selama beberapa kali. Kemudian gerakkan bahu beberapa kali agar tubuh lebih rileks.

Halaman:

Terkini