ragam

Tapak Tilas Candi Muaro Jambi, “Universitas” Tertua di Asia

Jumat, 27 Mei 2022 | 10:24 WIB

Kabar BUMN -  Wisata edukasi ke candi tidak hanya ada di Tanah Jawa saja, tapi di Tanah Sumatera juga ada beberapa candi yang menarik untuk didatangi. Salah satunya Candi Muaro Jambi. Bahkan konon, candi ini disebut-sebut “universitas” tertua di Asia! Mengapa demikian?

Meski namanya tidak sepopuler candi-candi di Pulau Jawa, namun secara sejarah Candi Muaro Jambi punya cerita yang tidak kalah mengesankan. Candi ini berlokasi di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, atau sekitar 26 kilometer di sebelah Timur Kota Jambi.

Konon, Candi Muaro Jambi jauh lebih luas dibandingkan Candi Borobudur. Kompleks candi ini punya sejarah panjang yang sekaligus menjadi bukti kejayaan Kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Candi Muaro Jambi ditemukan pada 1824 oleh seorang perwira Angkatan Laut Kerajaan Inggris bernama S.C. Crooke. Diperkirakan candi ini telah dibangun pada abad 7-12 Masehi.

Besar kemungkinan bahwa Candi Muaro Jambi merupakan candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu. Meski sudah lama ditemukan, namun pemugaran terhadap Candi Muaro Jambi baru dimulai Pemerintah Indonesia pada 1975.

Menurut kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi, Agus Widiatmoko, Candi Muaro Jambi dulunya merupakan salah satu universitas tertua di Asia. Selain menjadi tempat peribadatan, masyarakat pada zaman tersebut menjadikan Candi Muaro Jambi sebagai tempat pendidikan agama Buddha.

Kesimpulan ini diambil dari temuan berbagai arca dan artefak di Candi Muaro Jambi dengan corak Buddhisme. Diduga banyak pelajar asing yang belajar di Candi Muaro Jambi, di antaranya dari Tiongkok, India, hingga Tibet.

Keunikan Candi Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi memiliki luas mencapai 3.891 hektar. Saking luasnya, lokasi ini mencakup delapan desa di antaranya: Desa Muara Jambi, Desa Dusun Baru, Desa Dusun Mudo, Desa Danau Lamo, Desa Tebat Patah, Desa Teluk Jambu, Desa Kemingking Dalam, dan Desa Kemingking Luar.

Luasnya wilayah Candi Muaro Jambi tersebut menjadikan warisan budaya ini dinobatkan sebagai candi terluas di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Candi Muaro Jambi sendiri sebenarnya merupakan kompleks yang terdiri dari beberapa candi-candi lain.

Ragam candi yang ada di kompleks ini antara lain: Candi Gumpung, Candi Kedaton, Candi Koto Mahligai, Candi Astano, Candi Kembar Batu, Candi Gedong Satu, Candi Gedong Dua, hingga Candi Telago Rajo.

Tidak hanya candi, Anda juga dapat menemukan parit atau kanal kuno, kolam tempat penampungan air, serta gundukan tanah yang terdapat susunan bata kuno di area Candi Muaro Jambi. Karena keunikannya, Candi Muaro Jambi telah didaftarkan sebagai Warisan Dunia (World Heritage) oleh UNESCO pada 2019.

Terkini