Kabar BUMN - Dikenal praktis dan menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh, banyak orang menjadikan telur sebagai menu andalan sehari-hari. Akan tetapi, bolehkah makan telur setiap hari? Selengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.
Telur menjadi salah satu menu andalan sehari-hari. Selain praktis dan mudah diolah, telur menyimpan segudang nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan. Mulai dari kandungan protein, lemak, serta berbagai vitamin A, vitamin B2, B6, dan B12, serta berbagai kandungan mineral penting lainnya.
Seluruh kandungan nutrisi pada telur tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit. Beberapa manfaat makan telur di antaranya: membentuk jaringan tubuh dan membantu fungsinya, menjaga kesehatan mata, menurunkan risiko penyakit jantung, hingga menjaga kesehatan otak.
Meski dipercaya menyehatkan, amankah makan telur setiap hari?
Makan Telur Setiap Hari
Masih banyak orang ragu mengonsumsi telur setiap hari. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari telur bisa bikin jerawatan, bisul, hingga menyebabkan kolesterol tinggi. Lantas, benarkah demikian?
Faktanya, belum ada penelitian yang menyatakan dengan jelas terkait risiko makan telur setiap hari. Berdasarkan sebuah penelitian, mengonsumsi telur sebanyak 7 butir per minggu tidak menimbulkan dampak yang signifikan pada peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.
Menurut studi yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition, yang dikutip dari laman Halodoc menjelaskan, mengonsumsi telur sebanyak satu butir per hari tidak ada kaitannya dengan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Dengan kata lain, apabila dikatakan telur menyebabkan kolesterol naik, tentu tidak sepenuhnya benar. Sebutir telur mengandung kolesterol 185-200 mg. Padahal, kebutuhan kolesterol harian tubuh sebesar 300 mg. Akan tetapi, kebutuhan kolesterol harian setiap orang berbeda-beda. Terutama bagi Anda yang mengidap penyakit diabetes tipe 2, jantung, dan kolesterol.
Aturan Makan Telur yang Benar
Mengutip dari Kontan.co.id, The American Heart Association merekomendasikan batas maksimal makan telur sehari pada orang dewasa dengan kadar kolesterol normal sebanyak 1-2 butir telur sehari.
Sebaliknya, apabila memiliki riwayat penyakit diabetes, kolesterol tinggi, atau jantung disarankan untuk berkonsultasi pada dokter terkait jumlah makan telur maksimal harian. Kemudian, disarankan juga untuk lebih banyak mengonsumsi putih telur dibandingkan kuningnya. Hanya saja, penderita kolesterol tinggi disarankan mengonsumsi maksimal empat kuning telur dalam seminggu.
Tidak kalah penting, penderita kolesterol juga disarankan untuk tetap menerapkan pola makan bergizi seimbang. Alih-alih hanya mengandalkan telur, biasakan untuk memperbanyak makanan yang baik untuk kolesterol. Seperti sayuran hijau, alpukat, pir, buah beri, kacang-kacangan.