Kabar BUMN - Sesuai prediksi, tren solo traveling di sepanjang tahun 2024 jumlahnya terus meningkat.
Di tengah kegembiraan bebas melakukan semuanya sendiri, tetap ada kekhawatiran saat solo traveling.
Ini wajar saja terjadi, dan ada cara mengatasinya agar solo traveling selalu menyenangkan.
1. Takut dikuntit
Masalah dikuntit ini lebih sering dihadapi solo traveler perempuan. Terutama saat pulang malam.
Karena itu pilihlah tempat menginap di daerah aman, tengah kota, dan selalu ramai selama 24 jam.
Cari juga penginapan dengan reputasi baik. Misalnya, tidak pernah ada pencurian atau laporan pelecehan dan kekerasan.
Baca Juga: Masalah Klasik yang Sering Dihadapi Solo Traveler yang Baru Pertama Kali Liburan
Selain itu, jangan pulang terlalu malam kalau datang ke tempat rawan.
Boleh juga kenalan dengan sesama traveler agar bisa wisata ke tempat hiburan malam dengan tenang.
Jangan lupa mengecek lokasi kantor polisi yang dekat dengan tempat menginap.
Bila merasa dikuntit, bisa langsung meminta perlindungan di sana.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kota di Indonesia yang Aman untuk Solo Traveling Traveler Perempuan Pemula
2. Sakit tidak ada teman
Tidak ada orang yang mau jatuh sakit saat liburan, terlebih bila tidak ada teman perjalanan.
Ini bisa diantisipasi dengan membawa kotak P3K yang lengkap.