Kabar BUMN - Terasering menjadi salah satu metode menanam di daerah dataran tinggi di Indonesia, seperti gunung atau bukit.
Terasing adalah metode tanam di lahan miring yang dibuat dengan sistem bertingkat-tingkat.
Di banyak tempat, sawah terasering menjadi warisan budaya yang terus dipertahankan hingga sekarang.
Oleh karena keindahannya, banyak sawah terasering di Indonesia yang menjadi lokasi wisata pelepas lelah dan stres.
Baca Juga: Hijaunya Pemandangan Sawah di Sekitar Yogyakarta, Indah Dipandang, Cantik Untuk Berfoto
1. Terasering Jatiluwih, Bali
Boleh dibilang ini terasering terpopuler di Bali, bahkan di Indonesia.
Lokasinya di Jatiluwih, sekitar 52 kilometer atau 1,5 jam perjalanan dari Denpasar.
Terasering Jatiluwih juga menggunakan sistem subak, pengairan tradisional Bali.
Baca Juga: 4 Lokasi Melukat di Bali, Tempat Membersihkan Diri dari Unsur Negatif dalam Hidup
Tahun 2012 Subak di desa Jatiluwih ini ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
Selain jadi tempat penanaman padi, Terasering Jatiluwih dibuka untuk umum pada waktu terbatas.
Bila ingin berfoto-foto paling cantik saat pagi hari sebelum jam 11 siang. Atau sore, menjelang matahari terbenam.
Di pagi hari ada kemungkinan pengunjung bertemu dengan petani di sawah.
Baca Juga: Satu Hari Berwisata ke Bedugul, Tabanan, di Bali, Bisa ke Mana Saja?