Kabar BUMN - Selain dengan kamera dan ponsel, banyak orang menggunakan drone untuk mengabadikan tempat liburannya.
Drone punya kemampuan lebih jauh untuk menjangkau gambar-gambar dari ketinggian.
Hasil pengambilan gambar dengan drone juga lebih estetik dan berbeda dari kamera biasa.
Tapi perlu diingat, aturan penggunaan drone di tempat wisata lebih ketat dibandingkan kamera atau ponsel.
Baca Juga: 6 Etika Swafoto di Tempat Wisata, Intinya Perhatikan Lingkungan dan Keamanan Diri
1. Regulasi penggunaan drone
Setiap negara, kota, dan kawasan wisata mempunyai aturan penggunaan drone berbeda-beda.
Beberapa melarang sama, sebagian memperbolehkan selama berizin, kadang berbayar juga.
Biasanya akan ditambah dengan aturan tinggi, durasi penggunaan, dan aturan hukum lainnya.
Tetapi wilayah bandara, zona militer, kawasan kepresidenan, istana raja, melarang penggunaan drone di radius tertentu.
2. Jangan di tempat ramai
Hindari area yang ramai saat menggunakan drone karena bisa mengganggu ketenangan orang.
Apalagi saat diterbangkan dalam jarak rendah, suaranya terlalu bising.
Bila masih amatiran bisa sulit mengendalikan drone hingga menabrak orang lain.
Di tempat wisata populer, sebaiknya ambil gambar pagi hari saat lokasi masih sepi.
Baca Juga: 6 Trik Agar Hasil Swafoto Sempurna Meskipun di Spot Foto yang Ramai Orang
3. Hormati privacy
Sekarang ini orang sering sembarangan memotret atau merekam, termasuk saat menggunakan drone.
Kemampuan drone yang bisa terbang memberi peluang lebih besar pelanggaran privacy.