Desa Wisata Sade seluas 5,5 hektare ini dihuni 700 orang dan terdiri atas 150 rumah.
Semua penduduk yang tinggal di sini asli Suku Sasak Lombok.
Bisa dibilang penduduknya pun masih satu garis keturunan karena pemberlakuan perkawinan antar saudara sejak dulu.
Begitu masuk ke Desa Sade yang paling menonjol terlihat adalah bangunan rumahnya.
Rumah Suku Sasak terbuat dari bambu dan atapnya terbuat dari alang-alang kering.
Bentuk atap seperti ini mampu menyejukkan rumah di siang hari dan membuat hangat di malam hari.
Lantai rumah terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan sekam padi.
Baca Juga: Pantai Dondon, Keindahan Tersembunyi di Lombok yang Tawarkan Pengalaman Wisata Alam Memukau
Rumah Suku Sasak selalu terbagi tiga bagian. Pada bagian depan untuk tempat tidur pria dan orang tua.
Bagian dalam terdapat dua atau tiga tangga untuk menuju dapur, lumbung dan tempat tidur perempuan.
Dan, bagian ketiga tersedia ruang kecil untuk tempat melahirkan.
Selain bentuk rumah, alat-alat rumah tangga dan pertanian yang digunakan di sini pun tetap tradisional.