Kabar BUMN - Tidak melulu becek dan kotor, pasar tradisional kini banyak yang tertata rapi dan bersih.
Dan tidak hanya pusat perdagangan sayur-mayur, banyak juga pasar tradisional yang menjadi pusat kuliner.
Fenomena pasar tradisional jadi pusat kuliner ini pun sudah merambah ke beberapa kota besar di Indonesia.
Baca Juga: Pasar-pasar Tradisional Unik di Indonesia, Belanja Ke Sini Dapat Pengalaman Tersendiri
1. Pasar Santa
Pasar Santa boleh dibilang pelopor pasar tradisional yang diubah menjadi tempat nongkrong kekinian.
Di lantai bawah pasar masih jadi tempat jualan sayuran dan bahan makanan lainnya.
Sementara di lantai atas difungsikan untuk pusat kuliner kekininian dan tempat nongkrong.
Jenis kulinernya mulai dari kopi, beef bowl, pho Vietnam, katsu, sampai beragam roti.
Di sini juga buka toko buku indie Post Santa, toko piringan hitam, dan toko t-shirt.
Pasar Santa beralamat di jalan Cipaku I dan Cisanggiri II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Juga: 5 Tempat makan di Daerah Santa, Kebayoran, Beberapa Buka di Sekitar Pasar Tradisional yang Hits
2. Pasar Cihapit
Pasar tradisional yang berdiri sejak 1947 ini mengalami revitalisasi sekitar tahun 2019.
Tempat jadi bersih dengan ubin licin dan los-los makanan yang tertata rapi.
Tempat makan yang dulu sudah ada tetap dipertahankan, seperti Warung Nasi Bu Erha dan Kedai Kopi Los Tjihapit.