ragam

Taman Wisata Tanjung Keluang, Rumah Pertumbuhan Penyu Sisik yang Unik dan Semakin Langka di Indonesia

Jumat, 29 November 2024 | 15:30 WIB
Taman Wisata Tanjung Keluang menjadi lokasi konservasi penyu sisik yang semakin langka di Indonesia. (dispar.kotawaringinbaratkab.go.id)

Kabar BUMN - Indonesia punya beberapa lokasi untuk menjaga kelestarian hewan langka, salah satunya Taman Wisata Tanjung Keluang.

Di Taman Wisata Tanjung Keluang yang seluas 2.000 hektare ini terdapat konservasi penyu bersisik (Eretmochelys imbricate).

Taman Wisata Tanjung Keluang lokasinya di Desa Kubu, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Camilan yang Wajib Dicicipi Saat Berkunjung ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Lokasinya berjarak sekitar 40 menit dari pusat kota Pangkalan Bun.

Dari Pantai Kubu pelancong bisa menggunakan perahu kelotok selama 15-20.

Alternatif lain, menggunakan speedboat selama 7-10 menit.

Dalam perjalanan singkat itu, kalau beruntung, bisa melihat lumba-lumba dan pesut berenang.

Baca Juga: Cuma Rp10 Ribu Saja, DAMRI Ungkap Jadwal Keberangkatan Rute Baru Buntok – Tabak Kanilan di Kalimantan Tengah

Tukik penyu sisik (dispar.kotawaringinbaratkab.go.id)

Konservasi penyu sisik
Taman ini dijadikan area konservasi penyu sisik yang sudah mulai langka dan dilindungi.

Penyu sisik dulunya sering diburu manusia untuk diambil cangkang dan telurnya.

Selain itu, di sekitaran pantai juga banyak predator, seperti biawak dan kepiting hantu, yang sering memangsa penyu sisik.

Baca Juga: Kuliner Kalimantan Tengah, Begitu Beragam, Berbeda, dan Sulit Ditemukan di Tempat Lain

Halaman:

Tags

Terkini