Kebanyakan jalurnya membentuk lingkaran, seperti Osaka Loop di Osaka atau Yamanote line di Tokyo.
Kebanyakan jalur kereta lokal ini dioperasikan JRail, perusahan milik negara.
Harganya paling murah tapi banyak berhenti di setiap stasiun.
Baca Juga: Ke Jepang Jangan Lupa Membeli dan Menikmati Ekiben, Nasi Kotak Khas Pengguna Kereta
2. Kereta ekspres
In jenis kereta yang hanya berhenti di stasiun tertentu saja.
Gerbongnya biasanya tidak terlalu panjang dan beroperasinya di jam tertentu.
Kereta ekspess ada yang melayani jalur dalam kota tapi juga ada yang sampai ke daerah pinggiran.
Baca Juga: Hotel Kapsul di Jepang, Pengalaman Unik Tersendiri Bagi Pelancong
Kereta ekspress juga melayani jalur ke bandara internasional di Jepang.
Seperti ke Haneda International Airport, Narita International Airport dan Kansai Internastional aiport.
Harga tiket kereta ekspres lebih mahal dari kereta lokal.
3. Limited express train
Ada sekitar 100 jenis limited express train di Jepang.
Biasanya kereta ini hanya berhenti di stasiun-stasiun besar saja. Baik di jalur dalam atau antarkota.
Beberapa dimiliki JRail dan bisa menggunakan JR Rail Pass tapi ada juga yang tidak.
Bila tidak termasuk servis Jrail, penumpang harus membayar harga tambahan, antara 400-4.000 Yen.