ragam

Petungkriyono, Satu Kecamatan di Pekalongan dengan Belasan Tempat Wisata Alam yang Memesona

Senin, 13 Januari 2025 | 13:00 WIB
Pekalongan disebut sebagai Kota Batik (Instagram/@portalpantura)

Kabar BUMN - Di antara sejumlah tempat wisata alamnya yang memesona, Pekalongan juga punya Petungkriyono.

Petungkriyono merupakan kecamatan yang daerahnya dikelilingi hutan, sungai, gunung, dan perbukitan.

Di sebelah utara, Petungkriyono berbatasan dengan Dataran Tinggi Dieng di sebelah utara.

Baca Juga: Mendapatkan Julukan Sebagai Kota Batik, Pekalongan Menyimpan Berbagai Wisata Alam yang Instagramable

Kecamatan ini juga dekat dengan dua gunung, yaitu Kendalisodo dan Ragajembangan.

Untuk mencapai Petungkriyono bisa masuk dari pusat kota Pekalongan selama 25 menit dan tiba di Kajen.

Dari sini perjalanan ditempuh selama 50 menit untuk sampai ke Petungkriyono.

Sepanjang perjalanan mata akan dimanjakan dengan pemandangan hutan hijau dan rimbun.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Kuliner Khas Pekalongan yang Wajib Dicicipi

Curug Bajing di Hutan Alam Petungkriyono, Pekalongan. (wiranurmansyah.com)

1. Hutan alam
Hutan Petungkriyono merupakan satu-satunya hutan alam yang tersisa di Pulau Jawa.

Hutan ini jadi tempat tinggal sejumlah satwa seperti kijang, babi hutan, trenggiling, owa jawa, lutung dan macan tutul.

Untuk menikmati keindahannya bisa trekking di hutan seperti yang dilakukan penduduk sekitar saat bersantai.

Di sini ada sungai berair jernih yang sering dijadikan tempat bermain air anak-anak.

Baca Juga: KUR dan Pemberdayaan BRI Mendorong Kelompok Petani Durian di Pekalongan Makin Berkembang

Curug Muncar di Petungkriyono, Pekalongan. (superadventure.co.id via seringjalan.com)

2. Curug Muncar
Air terjun ini berada di lereng Gunung Rajaambangan. Tepatnya di Desa Curug Muncar, Petungkriyono.

Curug berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Untuk mencapainya aksesnya sudah mudah.

Halaman:

Tags

Terkini