ragam

Bahaya Rip Current di Pantai yang Sering Jadi Penyebab Orang Tenggelam, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Sabtu, 18 Januari 2025 | 09:00 WIB
Pantai Pok Tunggal, salah satu destinasi wisata pantai pasir putih terbaik di Gunungkidul, Yogyakarta. (Instagram/@jogjaimages)

Kabar BUMN - Rip current, atau arus balik, adalah salah satu ancaman tersembunyi yang sering diabaikan saat berada di pantai.

Arus ini dapat menyeret perenang ke tengah laut dalam waktu singkat.

Meski terlihat tenang, rip current bertanggung jawab atas banyak insiden tenggelam di pantai.

Baca Juga: Program Sekolah Energi Berdikari PIS Sasar SMP 2 Cilegon, Ajak Siswa Tanam Pohon dan Pasang PLTS

Apa itu Rip Current?

Rip current adalah aliran air sempit dan kuat yang bergerak dari pantai menuju laut.

Biasanya, arus ini terjadi ketika gelombang membawa air ke pantai, dan air tersebut harus kembali ke laut melalui jalur sempit.

Baca Juga: Ide Ucapan Selamat Imlek untuk Sahabat: Penuh Makna dan Keakraban

Ciri-Ciri Rip Current

Mengidentifikasi rip current dapat membantu Anda tetap aman. Berikut tanda-tandanya:

1. Warna Air yang Berbeda: Bagian dengan rip current sering terlihat lebih gelap atau keruh karena mengandung pasir dan sedimen.

2. Gelombang yang Tidak Pecah: Area rip current biasanya memiliki gelombang yang lebih tenang dibandingkan sekitarnya.

3. Busa yang Terseret ke Laut: Jika Anda melihat busa atau puing-puing yang tampak bergerak menjauh dari pantai, itu bisa menjadi indikasi adanya rip current.

Baca Juga: Harga Rute Baru DAMRI untuk Wilayah 3TP dan Wisata di Kalimantan Utara

Halaman:

Tags

Terkini