Kabar BUMN - Untuk hiburan dan edukasi, orang tua sering mengajak anaknya traveling sejak masih balita.
Anak-anak belum tentu memahami niat dan tujuan orang tua mengajak traveling.
Kejadiannya, ia justru cepat bosan, lelah, dan tidak menyukai kegiatan traveling tersebut.
Hindari kejadian tersebut dengan lebih dulu tumbuhkan semangat traveling dan cinta alam.
1. Belajar lewat foto dan video
Karena belum paham konsep travelling, bagi anak, pergi di dalam atau keluar kota akan sama saja.
Cobalah jelaskan perbedannya dengan memberikan contoh melalui gambar atau video.
Ini akan membuatnya lebih mudah menangkap.
Jelaskan traveling ke satu tempat dengan tempat lainnya akan berbeda, termasuk jalan yang dilalui.
Baca Juga: Lain Padang, Lain Belalang, Ini Aturan Unik yang Wajib Dipatuhi Turis Bila Traveling ke Satu Negara
2. Latih di dalam kota
Ada banyak tempat wisata di dalam kota yang bisa dikunjungi anak-anak. Mulai wisata dari sini dulu.
Jadwalkan dalam satu hari mengunjungi beberapa tempat sehingga tahu rasanya traveling.
Setelah terbiasa, bisa berlanjut dengan perjalanan one day trip ke kota terdekat.
Bisa juga manfaatkan moment hari raya untuk untuk silahturahmi sekalian berlibur.
Baca Juga: Traveling Kit Wajib yang Perlu Dimiliki Pelancong untuk Menjaga Lingkungan Selama Liburan