ragam

Menyelami Surga Bawah Laut Pulau Tomia: 4 Spot Diving yang Sayang Dilewatkan

Selasa, 6 Mei 2025 | 18:00 WIB
Pemandangan bawah laut di Dive Rote, spot diving terbaik di Pulau Rote. (surfdiverote.com)

Fan 38: Dinding Karang yang Mengagumkan

Fan 38 terletak di bagian timur Pulau Sawa dan bisa dijangkau dalam waktu sekitar 20 menit dari dermaga Waha. Area ini terbagi menjadi dua zona: Fan 38 East dan West.

Daya tarik utamanya adalah kumpulan karang kipas (seafans) warna-warni yang memanjakan mata. Kontur lokasi ini berupa dinding karang, memberikan sensasi menyelam tersendiri, baik bagi snorkeler maupun penyelam profesional.

Baca Juga: Pantai-pantai di Yogyakarta yang Teduh, Suasananya Rindang karena Banyak Ditumbuhi Pepohonan

Ali Reef: Formasi Tornado Ikan yang Memikat

Hanya lima menit dari dermaga Waha, Ali Reef menawarkan pengalaman unik dengan panorama bawah laut yang berbeda.

Spot ini dikenal dengan gerombolan ikan Jack Trevally yang berenang membentuk formasi menyerupai tornado.

Baca Juga: PGN Terima Tambahan LNG 130.000 M3 dari Lapangan Tangguh

Selain itu, kamu juga bisa menemukan penyu hijau, karang meja yang luas, dan kuda laut mini atau pygmy seahorse.

Meski lokasinya dekat, arus di sini cukup menantang sehingga cocoknya untuk penyelam yang sudah berpengalaman.

Waktu Terbaik Menyelam di Pulau Tomia

Baca Juga: Naik DAMRI Lebih Cepat dan Mudah Lewat Stasiun DAMRI Ciputat, Tarif Mulai dari Rp90 Ribu Saja

Meskipun keindahannya bisa dinikmati sepanjang tahun, waktu terbaik untuk diving di Tomia adalah antara bulan Maret hingga Mei dan Oktober hingga November.

Pada bulan-bulan ini, kondisi laut cenderung lebih tenang dan cocok untuk kegiatan menyelam maupun snorkeling. Hindari bulan-bulan lainnya jika kamu tak ingin terganggu oleh cuaca dan arus yang tidak bersahabat. ***

Halaman:

Tags

Terkini