Kabar BUMN - Viral berita Pendaki asal Brazil yang meninggal dunia karena terjatuh di Rinjani.
Gunung Rinjani yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat ini memang terkenal dengan pemandangan indahnya.
Banyak orang ingin menaklukkan Gunung Rinjani, meskipun tahu sulitnya medan menuju ke puncaknya.
Agar bisa mendakinya dengan lancar dan selamat, persiapannya tidak bisa sembarang.
Baca Juga: Mendaki Gunung Rinjani Wajib Punya Tiket Online, Simak Syarat Lengkapnya!
1. Bukan jalur pemula
Gunung Rinjani punya ketinggian 3.726 mdpl. Ini gunung tertinggi kedua di Indonesia dan sangat populer.
Dengan ketinggian seperti itu, hitungannya Gunung Rinjani bukan gunung yang cocok untuk pemula.
Orang yang belum pernah mendaki gunung tidak disarankan langsung mendaki Gunung Rinjani.
Paling tidak sudah mendaki 2-3 kali gunung-gunung yang lebih rendah dengan medan yang lebih mudah.
Baca Juga: Gunung Rinjani Bukan untuk Pemula: Persiapkan Hal-Hal Ini agar Pendakianmu Aman
2. Cari jalur mudah
Dua jalur terpopuler di Gunung Rinjani, yaitu jalur Pendakian Sembalun dan Pendakian Senalu.
Jalur Sembalun tidak sesulit jalur Senalu. Jalur ini dimulai dari Desa Sembalun, di sebelah timur Gunung Rinjani.
Rutenya melawati padang savana dan hutan. Rata-rata butuh waktu 2-3 hari.
Jalur Senaru terbilang pendek tapi sulit dan penuh tantangan.