Kabar BUMN - Tidur yang cukup dan berkualitas besar pengaruhnya terhadap kualitas hidup seseorang. Tidur yang optimal, misalnya, diyakini membantu performa kerja seseorang menjadi lebih baik.
Sudah banyak riset yang mengungkapkan, dampak buruk seseorang yang kurang tidur, antara lain, memengaruhi kerja otak, berat badan meningkat, mempengaruhi ketidakstabilan hormon, dan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
Idealnya orang dewasa tidur 7-8 jam sehari. Namun, ada banyak gangguan dan pekerjaan bisa membuat kuota tersebut tidak terpenuhi. Belum lagi bila Anda tipe orang yang sulit tertidur lelap, semakin berkuranglah jam tidur Anda.
Baca Juga: Gentle Remind: Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari, Salah Satunya Bisa Menurunkan Berat Badan
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa tidur nyenyak dan berkualitas.
1. Tidur dalam keadaan gelap
Paparan sinar lampu bisa memepengaruhi kualitas tidur. Ini karena manusia memiliki circadian rhythm yang mengatur ritme tubuh untuk tidur ketika sekeliling gelap. Saat lampu menyala, otak akan mengira hari masih siang dan bukan saatnya tidur.
Agar circadian rhythm tetap berjalan dengan baik, sebaiknya biasakan tidur dalam keadaan gelap. Bagi beberapa orang, tidur gelap sering menakutkan. Ini bisa diakali dengan lampu tidur yang cahayanya remang-remang.
Baca Juga: Perlukah Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Agar Sehat?
Anda juga bisa tidur menggunakan penutup mata agar suasana benar-benar gelap dan otak Anda bisa rileks.
2. Kurangi bermain gawai sebelum tidur
Seperti juga lampu kamar, cahaya biru yang dipancarkan dari gawai seperti laptop, tablet, dan ponsel, akan membuat otak terus bekerja.
Usahakan satu jam sebelum tidur Anda sudah tidak menyentuh gawai. Biasakan pula tidak membawa ponsel ke tempat tidur. Sebagai gantinya, baca buku atau melakukan meditasi sederhana agar tidur lebih nyenyak.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN untul Lulusan D4 dan S1, Perum Bulog Buka 12 Posisi
3. Jangan mengkonsumsi kafein di tengah hari
Kopi memiliki sejumlah kebaikan bagi tubuh dan selalu dikonsumsi pagi hari untuk penyemangat tubuh. Namun, perlu cermati jam berapa kopi tersebut dikonsumsi.
Umumnya minum kopi selepas tengah hari atau di atas jam satu siang, bisa memengaruhi pola tidur. Setelah tengah hari kandungan kafeinnya bisa merangsang kerja saraf-saraf dan membuat tubuh sulit rileks di malam hari.