Kabar BUMN - Hutan Wanagama dikelola Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, sebagai bagian dari program pendidikan.
Hutan ini disebut hutan pendidikan karena pengelolaannya ditujukan untuk sarana edukasi, tak hanya mahasiswa tapi juga masyarakat.
Karena kekayaan dan keberagamannya, Hutan Wanagama lalu dikembangkan juga menjadi tempat wisata edukatif.
Baca Juga: Deles Indah, Wisata Pegunungan di Klaten yang Berhawa Sejuk
Hutan pendidikan
Luas Hutan Wanagama 622,25 hektar di Kecamatan Playen dan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
Awalnya ini merupakan lahan kritis di Gunungkidul yang direhabilitasi pada tahun 1960-an.
Lahan kritis itu berupa hutan gundul dan penuh batu kapur.
Tidak ada hewan, bahkan tanda-tanda mikroorganisme, yang hidup di tanahnya dulu.
Baca Juga: Tempat Wisata Alami di Bontang, Optimalkan Potensi Daerah untuk Menggaet Pengunjung
Fakultas Kehutanan UGM dan Dinas Kehutanan melakukan rehabilitasi dengan membudidayakan ulat sutra.
Setelah itu ditambah dengan menanam tanaman murbei yang menjadi pakan ulat sutra.
Area Hutan Wanagama lalu terus bertambah. Begitu pula jumlah dan ragaam tanaman dan pohon.
Bahkan akhirnya terdapat sumber mata air.