Kabar BUMN - Bepergian dengan pesawat, apalagi untuk jarak jauh, bukan hanya soal memilih kursi atau memesan makanan favorit.
Kenyamanan selama perjalanan juga sangat dipengaruhi oleh pilihan pakaianmu. Salah memilih busana bisa membuat perjalanan terasa lebih panjang dan melelahkan.
Karena itu, penting untuk tahu pakaian apa saja yang sebaiknya dihindari saat terbang.
Suhu Kabin Bisa Jadi Tantangan
Suhu di dalam pesawat biasanya diatur pada kisaran 22–24 derajat Celsius. Meski terdengar nyaman, perubahan suhu bisa membuat tubuhmu merasa dingin atau gerah, tergantung kondisi tubuh dan posisi duduk.
Jika terlalu panas, penumpang bisa merasa pusing atau bahkan pingsan karena udara kabin yang kering dan bertekanan rendah dapat memicu dehidrasi. Sebaliknya, suhu yang terlalu dingin juga bisa membuatmu menggigil sepanjang perjalanan.
Baca Juga: 6 Kudapan Khas Pontianak, Dipengaruhi Kekayaan Kuliner Tiongkok, Dayak, dan Melayu
Menghindari Pakaian Terlalu Ketat
Duduk dalam waktu lama di kabin pesawat dapat memengaruhi sirkulasi darah, khususnya pada kaki.
Pakaian yang terlalu ketat dapat memperburuk kondisi ini dan berisiko menyebabkan pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut.
Itulah mengapa memilih busana longgar dan fleksibel sangat dianjurkan, agar tubuh tetap bebas bergerak selama perjalanan.
Baca Juga: KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional
Gaun Mini Bukan Pilihan Ideal
Mengenakan gaun, terutama gaun mini, mungkin terlihat stylish, tetapi tidak cocok untuk penerbangan jarak jauh. Selain membuat tubuh cepat kedinginan, model pakaian ini tidak memberikan perlindungan cukup dari perubahan suhu di kabin.
Pakaian yang terlalu terbuka juga kurang praktis jika kamu ingin tidur nyenyak di kursi pesawat.
Baca Juga: 18 Persen Pemimpin di Pertamina Group Adalah Perempuan, Menuju 25 Persen sebagai Wujud Pemberdayaan