Sewanya dihitung per perahu, satu perahu mampu menampung maksimal 20 orang.
Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai.
Baca Juga: Minder karena Bau Ketiak? Ini Tips Mengatasinya secara Alami
Sebelum menjadi hutan wisata, dulunya Pulau Kembang dijadikan tempat untuk minta permohonan.
Para raja dan ratu selalu datang ke Pulau Kembang sambil membawa sesaji.
Di dalam hutan ada sebuh altar yang dihiasi dua arca berbentuk kera putih, tempat sesaji diletakkan.
Sejumlah masyarakat keturunan Tionghoa masih sering memberikan sesajen di Pulau Kembang.
Tempat tinggal kera
Salah satu daya tarik utama dari Pulau Kembang adalah keberadaan kera berekor panjang.
Sejak dulu pulau ini menjadi habitat kera yang diperkirakan saat ini jumlahnya mencapai 200 ekor.
Bila beruntung, bisa juga bertemu dengan kera berwarna putih.
Baca Juga: Tips Belanja Cerdas Agar Tidak Boncos Saat di Traveling
Karena banyak orang yang datang, pada akhirnya monyet-monyet ini tidak takut untuk mendekati manusia.
Tetapi hati-hati saja agar tidak dicakar atau barang bawaan diambil monyet-monyet lincah itu.
Bagi yang ingin bermain dan bercengkrama, bisa membeli kacang di depan pintu masuk.