Kabar BUMN - Berkunjung ke tempat wisata tidak selalu tentang wahana atau pusat keramaian.
Kadang, justru tempat yang sunyi dan sederhana memberi kesan yang paling dalam.
Itulah yang membuat Stone Park Turunan mulai mencuri perhatian para pencinta wisata alam dan fotografi di Yogyakarta.
Baca Juga: BULOG Gandeng Sampoerna Retail Community Perkuat Distribusi Pangan Murah
Meski berada di ketinggian, fasilitas di kawasan ini sudah cukup memadai.
Ada warung makan, gazebo untuk bersantai, toilet, dan sejumlah spot foto instagramable yang bisa dijadikan latar bersantai.
Bahkan tiket masuknya pun seikhlasnya, sehingga tidak membebani pengunjung.
Baca Juga: Mood Lagi Jelek? Coba Atasi dengan Semangkuk Es Krim
Daya tarik utama Stone Park Turunan bukanlah fasilitas modern, melainkan suasana alamnya yang tenang.
Lokasinya berada di Desa Turunan, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, atau sekitar 27–30 km dari pusat Kota Yogyakarta dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.
Jalurnya menanjak dan cukup berbatu, sehingga disarankan membawa kendaraan dalam kondisi prima.
Baca Juga: Hingga Agustus 2025, BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun kepada 2,5 juta Debitur UMKM
Setibanya di puncak yang berada di ketinggian sekitar 230 mdpl, pengunjung akan disambut panorama lembah Sungai Oya yang membentang luas.
Saat subuh hingga pagi, kabut tebal menutup lembah hingga terlihat seperti lautan awan.