Kabar BUMN - Berbeda dengan pasar kebanyakan, Pasar Jamu Nguter di Sukoharjo lebih dikenal dengan pasar jamu.
Pasar Jamu Nguter spesialis menyediakan bahan baku jamu dan semua jenis minuman jamu tradisional.
Di depan pintu masuk Pasar Jamu Nguter saja terdapat patung mbok jamu setinggi 1,6 meter.
Baca Juga: Fakta Menarik Museum Louvre, Paris, Dibangun Kali Pertama Sebagai Benteng Perlindungan
Tempat jamu gendong
Tidak perlu heran kenapa Pasar Nguter dinobatkan sebagai pasar jamu.
Penduduknya berprofesi sebagai penjual jamu gendong sejak 1965.
Awalnya membuat jamu untuk konsumsi pribadi, karena diminati akhirnya dijual ke luar.
Sekumpulan penjual jamu ini berinisiatif membuat koperasi pengusaha jamu pada 1994.
Baca Juga: Rasakan Ketenangan Seni Origami di Museum Nasional Indonesia Akhir Pekan Ini, Tanpa Pendaftaran!
Pada waktu itu anggotanya hanya 15 orang saja. Lalu berkembang hingga anggotanya ratusan.
Koperasi lalu buka kantor di sebelah barat Pasar Soekarno Sukoharjo.
Anggotanya kini total sekitar 100 orang, baik pengusaha dan pedagang jamu skala dari besar sampai kecil.
Beberapa masih tinggal di Sukaharjo, sebagian berbisnis di kota lain membawa nama Dusun Nguter.
Baca Juga: Rekomendasi Pie Susu yang Favorit Pelancong untuk Oleh-Oleh dari Bali