Bangunannya masih mempertahankan arsitektur khas lama yang penuh nuansa sejarah.
Selain belanja kebutuhan harian, kamu bisa menemukan jajanan tradisional legendaris seperti kipo dan umbi-umbian rebus — camilan sederhana tapi penuh nostalgia.
Pasar ini juga cocok disinggahi sebelum atau sesudah menjelajahi kawasan heritage Kotagede yang terkenal dengan perak dan situs peninggalan kerajaan Mataram.
Baca Juga: Menikah di Lawang Sewu, Rayakan Cinta dalam Nuansa Sejarah yang Abadi
Dengan berkeliling ke pasar-pasar ini, kamu bukan cuma berbelanja atau mencicipi kuliner, tapi juga merasakan denyut kehidupan asli masyarakat Jogja.
Karena di balik setiap tawa pedagang, aroma jajanan, dan kain batik yang tergantung rapi, tersimpan kisah tentang kota yang selalu ramah menyambut siapa pun yang datang.***