Kabar BUMN - Saat bencana datang — gempa, banjir, longsor, atau kebakaran — waktu untuk menyelamatkan diri sangat singkat.
Karena itu, memiliki “tas siaga bencana” (emergency bag/go-bag) berisi perlengkapan dasar setidaknya bisa menyelamatkan diri.
Tas siaga bencana dapat membantu Anda dan keluarga bertahan sampai evakuasi atau bantuan tiba.
Baca Juga: Pantai Lamaru Balikpapan, Pantai Teduh yang Dekat Kota dan Ramah Liburan
Apa Itu Tas Siaga Bencana?
Tas siaga bencana adalah ransel atau tas darurat yang sudah dipersiapkan sebelumnya, berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat.
Tujuannya agar saat terjadi bencana, Anda bisa langsung membawa tas tersebut tanpa harus berpikir panjang mengumpulkan barang.
Baca Juga: 5 Spot Kuliner Wajib Coba di Jalan Braga yang Bikin Kamu Betah Nongkrong
Daftar Barang Wajib di Tas Siaga Bencana
1. Air dan Bekal Makanan
- Siapkan air minum minimal untuk kebutuhan darurat. Idealnya, stok air kemasan untuk 3 hari per orang.
- Sediakan makanan tahan lama atau siap saji — seperti makanan kaleng, biskuit, mie instan, cokelat, atau makanan ringan tinggi kalori.
- Tambahkan peralatan makan sederhana bila memungkinkan (misalnya piring atau gelas plastik sekali pakai).
2. Dokumen & Uang Tunai
- Fotokopi/dokumen penting seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, sertifikat tanah, polis asuransi — simpan dalam plastik kedap air.
- Uang tunai dalam pecahan kecil — berguna saat akses ATM atau pembayaran non tunai tidak tersedia.
3. Obat-obatan & Kit Pertolongan Pertama (P3K)
- Kotak P3K berisi plester, antiseptik, perban, kasa steril — penting untuk luka ringan atau cedera.
- Obat pribadi jika ada kondisi khusus (asma, tekanan darah, alergi, dsb).
- Masker (misalnya masker medis/N95), hand sanitizer atau sabun — terutama saat debu, asap, atau kondisi kebersihan terjamin penting.
4. Pakaian & Pelindung Diri
- Pakaian ganti (setidaknya untuk beberapa hari), termasuk baju, celana, pakaian dalam.
- Jas hujan atau ponco — untuk menghadapi hujan atau banjir.
- Selimut atau sleeping bag/foil blanket — berguna menjaga tubuh tetap hangat, terutama jika harus mengungsi.
- Sepatu atau alas kaki yang kuat/tahan air, terutama bila kondisi medan tidak menentu setelah bencana.
5. Alat Komunikasi dan Penerangan
- Senter atau lampu kepala + baterai cadangan.
- Radio portabel (sebaiknya dengan baterai atau tenaga kuras) — penting agar tetap dapat informasi bila listrik atau internet padam.
- Power bank dan charger jika memungkinkan, untuk menjaga ponsel tetap bisa digunakan.
- Peluit — berguna sebagai alat tanda/tolong bila Anda perlu menarik perhatian atau meminta pertolongan.
6. Perlengkapan Sanitasi & Higiene
- Sabun, tisu, handuk kecil, tisu basah, plastik sampah — membantu menjaga kebersihan saat evakuasi/di pengungsian.
- Masker dan peralatan kebersihan lain bila memungkinkan — untuk perlindungan dari debu, asap, atau air kotor.
7. Perlengkapan Tambahan & Alat Penunjang