Kabar BUMN - Selain pemandangan indah, ada desa wisata yang sajikan tradisi dan kearifan lokal, salah satunya Desa Wisata Aeng Tongtong.
Desa wisata berprestasi ini berada di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Nama desa diambil dari bahasa Madura, aeng artinya air. Tong-tong artinya bejana untuk menjinjing air.
Masyarakat setempat harus membawa bejana ke mata air karena desanya gersang dan jauh dari sumber air.
Baca Juga: Hal-hal yang Wajib Diketahui Relawan Pemula Sebelum Terjun ke Lokasi Bencana
Pembuat keris dari zaman dulu
Karena tanah di daerahnya sulit ditanami, alih-alih petani, sejak dulu masyarakatnya membuat keris.
Diperkirakan ada ratusan pembuat keris atau empu yang tinggal di Desa Aeng Tong-Tong.
Awalnya pembuatan keris untuk pajangan dan dijual pada kalangan terbatas saja.
Ide memperluas kerajinan keris dan pasar muncul sekitar tahun 2018.
Baca Juga: Relaksasi di Parang Gombong, Tempat Liburan Sempurna di Purwakarta untuk Menikmati Alam
Warga setempat melihat sebagai peluang wisata dan bisnis.
Dibuat pembagian tugas mulai dari penjual, tengkulak sampai pemanfaatkan media sosial.
Bila berkunjung ke Desa Wisata Aeng Tongtong akan tampak bengkel keris di setiap sudut desa.
Tercatat sampai 2023 ada 446 perajin keris di desa ini, dengan 440 empu pria dan 6 empu wanita.