Kabar BUMN - Pemanasan global membuat banyak daerah rawan banjir tanpa memandang bulu lagi.
Perumahan di perkotaan, pedesaan, daerah perkampungan atau perumahan elit, semua bisa terkena banjir.
Setiap orang bisa melindungi rumah masing-masing dengan sejumlah tindakan pencegahan.
Baca Juga: Tak Harus Keluar Rumah, Ini Ide Seru Merayakan Malam Tahun Baru 2025
Meninggikan rumah
Meninggikan rumah merupakan cara yang paling sering dilakukan orang.
Tidak perlu tinggi-tinggi, kurang dari satu meter pun bisa.
Lakukan riset dulu, tinggi genangan yang sering terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: 4 Kota di Tiongkok yang Tampak Semakin Memesona di Musim Dingin Karena Tumpukan Saljunya
Bila sering banjir semata kaki, rumah bisa ditinggikan antara 30-70 sentimeter.
Berbeda kalau rumah sudah jadi daerah banjir lebih dari 1 meter, ini perlu tindakan komprehensif.
Saat meninggikan rumah, pertimbangkan akses tangga, kemiringan saluran air, dan kekuatan pondasi.
Baca Juga: 15 Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Simpel, Cocok untuk Pesan Singkat
Materi tahan banjir
Tantangan terbesar usai banjir adalah membersihkan sisa-sisa air dan kotorannya.
Beberapa bagian rumah banyak yang rentan air. Misalnya kayu MDF atau parket kayu.