ragam

Saat Hujan Turun, Santapan Hangat Ini Jadi Pilihan Tepat untuk Menghangatkan Tubuh

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:45 WIB
Hidangan rawon, kuliner khas Jawa Timur. (Instagram @ideliasatryad)

Kabar BUMN - Hujan yang turun sering membawa udara dingin dan suasana sendu. Di momen seperti ini, menikmati santapan hangat bisa jadi cara sederhana untuk mengembalikan rasa nyaman.

Tak hanya mengenyangkan, sajian berkuah dan minuman tradisional dengan rempah-rempah juga mampu menghangatkan tubuh dari dalam.

Beragam kuliner Nusantara menawarkan kelezatan yang terasa pas dinikmati saat musim hujan. Mulai dari minuman manis hingga makanan berkuah gurih, berikut beberapa santapan hangat yang kerap jadi andalan saat hujan turun.

Baca Juga: IFG Menata Anak Usaha, Ini Tujuh Klaster yang Disiapkan

1. Wedang Ronde

Minuman hangat ini sudah lama dikenal sebagai teman setia malam dingin. Wedang ronde berasal dari perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa yang kemudian berkembang di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kuah jahe yang disajikan hangat berpadu dengan aroma gula merah dan daun pandan. Di dalamnya terdapat bulatan ronde bertekstur kenyal dengan isian kacang manis.

Baca Juga: Stok Pangan Aceh Aman, BULOG Pastikan Kesiapan Hadapi Tradisi Megang hingga Lebaran

Sensasi hangatnya terasa perlahan dan menenangkan, membuat wedang ronde cocok dinikmati sambil mendengar rintik hujan.

2. Bajigur

Bajigur merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat yang identik dengan rasa manis dan gurih. Terbuat dari campuran santan, gula merah, jahe, dan pandan, minuman ini menghadirkan kehangatan yang lembut di setiap tegukan.

Baca Juga: Liburan ke Situ Cileunca, Tempat Wisata Keluarga di Pangalengan yang Punya Wahana dan Fasilitas Lengkap

Beberapa penjual menambahkan rempah seperti kayu manis, cengkeh, atau pala untuk memperkaya rasa. Tak heran jika bajigur sering dijajakan pada malam hari, terutama saat udara dingin dan hujan mulai turun.

3. Rawon

Bagi pencinta makanan berkuah, rawon menjadi pilihan yang sulit dilewatkan saat hujan. Hidangan khas Jawa Timur ini dikenal dengan kuahnya yang berwarna hitam pekat, hasil dari penggunaan kluwek sebagai bumbu utama.

Baca Juga: PFN Buka Kesempatan Magang di Bidang Komunikasi Kreatif, Terbuka unyuk Mahasiswa Aktif Berbagai Jurusan

Rasa gurih yang khas berpadu dengan daging sapi empuk dan aroma rempah yang hangat. Disantap bersama nasi panas, rawon mampu memberikan rasa hangat sekaligus kenyang di tengah cuaca dingin.

Halaman:

Tags

Terkini