Seperti aroma jeruk mandarin dari Nagasaki, buah plum Dazifu dari Fukuoka, atau ubi dari Kagoshima.
Kemasannya yang mungil dan minimalis juga tampak sangat aestetik.
Baca Juga: Bukan Sekadar Museum, Benteng Vredeburg Tawarkan Aktivitas Seharian
J-Scent
Brand yang diproduksi sejak 2015 ini punya 30-an jenis aroma kombinasi tradisonal dan modern.
Sebagian besar aromanya uniseks yang cocok untuk pria dan wanita.
Beberapa aroma favoritnya Sumi Ink yang mencampurkan aroma tinta kaligrafi dengan oma smoky.
Ada pula Ramune yang aromanya seperti soda Jepang, atau Rakugan yang aromanya seperti permen manis.
Baca Juga: Kuliner Khas Manokwari, Beberapa Unik dan Berbeda dari Kuliner Papua Lainnya
Kungyokuyo
Produsen parfum ini awalnya sebuah apotek tradisional yang menjual racikan obat dan suplier utama dupa.
Kungyokuyo berdiri tahun 1594 di dekat Kuil Nishi Hongwanji, Kyoto.
Pada perkembangannya, brand ini juga menjual parfum.
Kungyokuyo tersedia dalam enam aroma unik yang mengingatkan orang pada suasana Kyoto tradisional.***