ragam

Tak Setinggi Gunung Lain di Magelang, Mendaki dan Turun Gunung Giyanti Bisa Dilakukan Setengah Hari Saja

Rabu, 4 Februari 2026 | 07:00 WIB
Gunung Giyanti, Magelang, termasuk gunung yang tidak terlalu tinggi, sekitar 1.200 mdpl. (Facebook/Puncak gunung Giyanti)

Di beberapa sudut juga banyak pohon rindang yang bisa untuk berteduh.

Sebelum sampai puncak, ada dua pos perhentian, yang juga sering jadi tempat peristirahatan pendaki pemula.

Pemandangan di puncak Gunung Giyanti sangat cantik.

Dari sini bisa tampak jelas Gunung Merbabu dan Merapi juga daerah Ungaran dan sedikit Candi Selogriyo.

Baca Juga: Liburan Santai di Garut, Cahaya Villa Tawarkan View Gunung Guntur yang Bikin Betah 

Tempat ziarah
Waktu terbaik mendaki Gunung Giyanti di waktu subuh dan tiba bertepatan dengan matahari terbit.

Di atas udaranya sejuk dan sinar matahari tidak menyengat.

Bagi sebagian orang Gunung Giyanti adalah tempat ziarah penting dengan keberadaan beberapa makam.

Sisi makam ini sedikit berbeda dengan rute pendakian.

Baca Juga: Wisata Air ke Kota-kota di Pinggir Sungai Mekong, Vietnam, Hadirkan Keindahan dan Pengalaman Berbeda-beda

Untuk mencapai makam aksesnya lebih mudah. Ada jalur untuk kendaraan bermotor.

Di Gunung Giyanti terdapat empat makam ulama yang menyebarkan agama islam.

Yakni, Syekh Baha'uddin, Kyai Raden Makno, Kyai Kudi dan Kyai Temenggung Loro Asih.

Setiap hari Kamis akhir bulan Syawal sering diadakan ziarah dan pengajian akbar.***

Halaman:

Tags

Terkini