Dalam bahasa Mandarin, kata apel (píngguǒ) terdengar seperti kata “damai” (píng’ān).
Menyajikan apel saat Imlek menjadi simbol doa agar keluarga hidup tenteram sepanjang tahun.
Baca Juga: Scientia Square Park: Taman Kota Modern dengan Wahana & Pertunjukan Imlek
3. Anggur: Kelimpahan dan Kemakmuran
Butiran anggur yang banyak dalam satu tangkai melambangkan kelimpahan rezeki dan kemakmuran yang terus bertambah.
Anggur juga sering dikaitkan dengan kesuksesan dan keberhasilan dalam usaha.
Warna merah atau ungu kerap dipilih karena dianggap membawa energi positif dan keberuntungan.
Baca Juga: Valentine Anti-Mainstream: Date Seru di Museum Listrik TMII yang Bisa Dinikmati Siapa Saja
4. Nanas: Datangnya Rezeki
Nanas memiliki makna khusus dalam dialek Hokkien.
Pelafalannya terdengar seperti frasa yang berarti “datangnya rezeki”.
Karena itu, buah ini sering diletakkan di ruang tamu sebagai simbol keberuntungan yang segera tiba.
Baca Juga: Ragunan Siap Menyambut Libur Long Weekend Imlek 2026, Yuk Rencanakan Wisatamu!
5. Delima: Kesuburan dan Kebahagiaan Keluarga
Delima dengan bijinya yang banyak melambangkan kesuburan, keturunan, dan kebahagiaan keluarga besar.