ragam

Ragam Tradisi Perayaan Imlek Bersama Keluarga, Makan Malam Hangat hingga Bagi-bagi Angpao

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi - Tradisi perayaan Imlek bersama keluarga. (Freepik/pressfoto)

Momen ini biasanya diiringi ucapan selamat tahun baru dan doa panjang umur.

Anak-anak berbaris dengan wajah sumringah, sementara orang tua tersenyum melihat tradisi yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Wisata ke Museum Benteng Heritage, Belajar Sejarah Keturunan Tionghoa di Tangerang

3. Saling Berkunjung dan Mempererat Silaturahmi

Setelah hari pertama Imlek, tradisi berlanjut dengan saling berkunjung ke rumah sanak saudara.

Rumah-rumah dipenuhi camilan khas seperti kacang, manisan, hingga kue kering yang disajikan untuk tamu.

Tradisi ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momen memperkuat hubungan kekeluargaan.

Dalam suasana penuh tawa, keluarga saling mendoakan, berbagi cerita, dan mempererat ikatan yang mungkin sempat renggang karena kesibukan.

Baca Juga: Curug Larangan Sukabumi, Air Terjun Tersembunyi dengan Aturan Khusus untuk Wisatawan

4. Membersihkan Rumah dan Membuka Lembaran Baru

Sebelum Imlek tiba, keluarga biasanya membersihkan rumah secara menyeluruh.

Tradisi ini melambangkan membuang kesialan dan membuka ruang bagi keberuntungan baru.

Saat hari perayaan tiba, rumah telah tertata rapi dan dihiasi ornamen merah serta hiasan bertuliskan doa dan harapan baik.

Baca Juga: 4 Trik yang Bisa Dilakukan untuk Menambah Jaringan atau Networking di Dunia Kerja

Lebih dari Sekadar Perayaan

Di tengah modernisasi dan gaya hidup yang serba cepat, Imlek tetap menjadi jangkar yang mengingatkan pentingnya keluarga.

Bukan hanya soal pesta atau kemeriahan, tetapi tentang waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat.

Di meja makan yang penuh hidangan, di balik amplop merah yang dibagikan dengan senyum tulus, tersimpan nilai utama Imlek: berbagi, menghormati orang tua, dan memulai tahun baru dengan hati yang penuh harapan.

Halaman:

Tags

Terkini