Kabar BUMN - Ramadhan selalu identik dengan ibadah malam yang khas, salah satunya shalat Tarawih.
Ibadah sunnah ini menjadi momen yang dinanti karena hanya ada di bulan puasa dan bisa dilakukan baik di masjid maupun di rumah.
Anjuran Tarawih bersandar pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa siapa yang menghidupkan malam Ramadhan dengan iman dan keikhlasan, maka dosa-dosanya yang telah lalu dapat diampuni.
Baca Juga: Produksi PKO PTPN IV Regional III Naik Jadi 115 Ribu Ton di 2025, Tata Kelola Makin Solid
Para ulama, termasuk Imam an-Nawawi, menjelaskan bahwa yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah shalat Tarawih, sehingga mayoritas ulama sepakat hukumnya sunnah.
Dalam praktiknya, jumlah rakaat Tarawih memang memiliki perbedaan pendapat.
Namun di Indonesia, terutama mengikuti madzhab Syafi’i, shalat Tarawih umumnya dilaksanakan sebanyak 20 rakaat, kemudian ditutup dengan witir.
Baca Juga: 3 Galeri Seni di Surabaya, Memperkaya Batin dengan Keindahan, Pengetahuan, dan Kenyamanan
Salah satu hal penting sebelum memulai shalat adalah membaca niat. Berikut bacaan niat Tarawih yang bisa digunakan sesuai posisi saat shalat.
1. Niat Shalat Tarawih sebagai Imam
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
- Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
- Artinya: Aku berniat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah SWT.
Baca Juga: Awet Berbulan-bulan, Ini Cara Simpan Kue Keranjang agar Tahan Lama hingga Setahun
2. Niat Shalat Tarawih sebagai Makmum
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى