Kabar BUMN - Puasa bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga tentang bagaimana kamu mengatur asupan agar tubuh tetap kuat menjalani aktivitas.
Banyak orang merasa cepat lemas karena pola makan yang kurang tepat selama Ramadan.
Padahal, dengan strategi yang sesuai kebutuhan tubuhmu, puasa bisa tetap nyaman dan penuh energi.
Baca Juga: Respons Degradasi yang Terus Terjadi, Telkom Melakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang
Atur Porsi dengan Pola 60:40
Agar energi lebih stabil, kamu bisa menerapkan pembagian kalori 60:40 antara waktu berbuka dan sahur.
Artinya, 60 persen kebutuhan kalori harian dipenuhi saat berbuka, sedangkan 40 persen sisanya saat sahur.
Pembagian ini bisa kamu rincikan seperti berikut:
Baca Juga: Makan Lezat dengan Budget Mahasiswa di Pogung, Yogyakarta, Tempat Jajannya Mahasiswa
-
Berbuka (60%)
-
Takjil manis: 10%
-
Makanan utama: 30%
-
Camilan setelah tarawih: 20%
-
-
Sahur (40%)
-
Makanan utama: 30%
-