ragam

3 Maret 2026 Rayakan Cap Go Meh, Apakah Termasuk Hari Libur Nasional?

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi - Cap Go Meh 2026 jatuh pada 3 Maret 2026. Simak status libur nasional, asal-usul, serta tradisi perayaan Festival Yuanxiao. (Freepik)

Kabar BUMN - Setelah kemeriahan Tahun Baru Imlek, perayaan masyarakat Tionghoa belum benar-benar usai.

Ada satu momen penting yang menjadi penutup rangkaian perayaan, yakni Cap Go Meh.

Di tahun 2026, peringatan ini kembali dirayakan dengan berbagai tradisi khas yang sarat makna.

Baca Juga: Respons Degradasi yang Terus Terjadi, Telkom Melakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang

Tanggal Perayaan Cap Go Meh 2026

Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Lima belas hari setelahnya, tepatnya pada Selasa, 3 Maret 2026, masyarakat Tionghoa akan merayakan Cap Go Meh sebagai puncak perayaan Imlek.

Cap Go Meh dikenal juga sebagai Festival Yuanxiao. Perayaan ini selalu berlangsung pada hari ke-15 setelah Imlek dan menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian Tahun Baru China.

Baca Juga: Makan Lezat dengan Budget Mahasiswa di Pogung, Yogyakarta, Tempat Jajannya Mahasiswa

Apakah Cap Go Meh 2026 Libur Nasional?

Banyak orang bertanya-tanya apakah Cap Go Meh termasuk hari libur nasional seperti Imlek. Perlu kamu ketahui, Imlek memang ditetapkan sebagai hari libur nasional dan biasanya disertai cuti bersama.

Namun berbeda dengan Imlek, Cap Go Meh tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama tahun 2026.

Baca Juga: Program Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Rute Lengkap dari SGN dan Situs Pendaftarannya

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 yang ditandatangani pada 19 September 2025, tidak terdapat penetapan libur untuk perayaan Cap Go Meh.

Artinya, pada Selasa, 3 Maret 2026, aktivitas perkantoran, sekolah, dan layanan publik tetap berjalan seperti biasa.

Asal Usul Cap Go Meh

Baca Juga: HUT ke-61, Grand Inna Samudra Beach Hotel Gelar Program Employee Grooming, Tasyakuran, dan Aksi Peduli Lingkungan

Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien yang berarti “malam ke-15”. Penyebutan ini merujuk pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.

Secara sejarah, tradisi ini sudah ada sejak masa Dinasti Han pada 206 SM hingga 221 M. Pada awalnya, perayaan dilakukan di lingkungan istana sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Thai Yi yang dipercaya sebagai dewa tertinggi di langit.

Halaman:

Tags

Terkini