Kabar BUMN - Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Malam istimewa ini disebut lebih baik dari seribu bulan, sehingga kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT tidak boleh dilewatkan.
Berikut amalan yang sebaiknya dilakukan agar 10 hari terakhir Ramadan lebih bermakna.
Baca Juga: Kamar Dipenuhi Kotoran Tikus, Apakah Berbahaya? Ini Risiko yang Perlu Kamu Tahu
Memperbanyak Ibadah Malam (Qiyamul Lail)
Salah satu amalan utama di 10 hari terakhir adalah memperbanyak shalat malam atau qiyamul lail. Shalat sunnah ini bisa dilakukan setelah shalat Isya hingga sebelum waktu Subuh.
Dengan istiqamah menjalankan qiyamul lail, hati lebih tenang dan mudah untuk khusyuk dalam berdoa.
Baca Juga: AirNav Indonesia Perkuat Program Sosial Ramadan, Dari Pemberdayaan UKM hingga Mudik Gratis
Membaca dan Memperdalam Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an menjadi amalan penting selama 10 hari terakhir Ramadan. Kamu bisa menyelesaikan bacaan Al-Qur’an atau fokus pada surat tertentu yang memberi ketenangan hati.
Selain itu, memahami makna ayat yang dibaca akan menambah kedekatan dengan Allah dan meningkatkan keimanan.
Memperbanyak Doa dan Istighfar
10 hari terakhir Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan istighfar. Kamu bisa memohon ampunan, keselamatan, rezeki, serta keberkahan untuk keluarga dan orang-orang tercinta.
Amalan ini dipercaya membuka pintu rahmat dan keberkahan, terutama pada malam Lailatul Qadar.
Baca Juga: Lokananta Bloc, Solo, dari Perusahaan Rekaman Menjadi Galeri Musik dan Tempat Wisata
Iktikaf di Masjid
Iktikaf merupakan amalan sunnah yang dianjurkan dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan. Dengan beriktikaf, kamu bisa fokus beribadah tanpa terganggu urusan duniawi.